Ridho, Bocah Pemakan Beras

Pemakan berasPemalang – Setiap orang tua hendaknya selalu memperhatikan anaknya, termasuk dalam perilaku sehari-hari. Jika mendapati perilaku anaknya yang tidak wajar, ada baiknya segera konsultasikan kepada orang yang ahli. Seperti yang terjadi pada Ridho (3) anak dari pasangan Riyanto (39) dan Anisah (39) warga Desa Kendaldoyong RT 06 RW 01. Aneh, tapi nyata terjadi, Ridho mengalami kebiasaan yang tidak wajar. Pasalnya, Ridho mengkonsumsi beras bukan nasi layaknya kebanyakan orang.

Tidak tanggung-tanggung, Ridho mampu menghabiskan beras sebanyak 1 hingga 1,5 kilogram setiap harinya. Keluarga Ridho tergolong keluarga yang biasa saja, ayahnya bekerja serabutan di Jakarta, sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga yang suatu saat bekerja seadanya demi membantu pendapatan suami. Selain tinggal bersama orang tuanya, Ridho setiap harinya diasuh oleh nenek yang sudah renta.

Dari Keterangan nenek Ridho, Kartiyem (78), kebiasaan cucunya yang selalu makan beras terjadi sejak dia masih berusia 9 bulan. Berawal dari kebiasaan ibunya yang selalu menitipkan Ridho pada neneknya membuat Ridho tidak dipantau secara terarah. “Ridho selalu mengambil beras milik neneknya yang biasa digunakan memasak dan memakannya” cerita kartiyem.

Namun, Kartiyem mengaku awalnya tidak mengetahui jika cucunya senang mengkonsumsi beras. Karena kadang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. “Kulo mbonten ngertos menawi putu lanang senenge ma’em beras (Saya tidak tahu kalau cucu putra saya senang makan beras),” kata nenek Ridho, lugu.

Ditambahkan Kartiyem, Ridho semakin menyukai makan beras ketika umurnya mulai bertambah. Ditambah lagi ayahnya yang bekerja di Jakarta membuat cucunya semakin berani memakan beras. Namun saat ayahnya pulang, Ridho tidak berani makan beras karena takut dimarahi. “Kalau ada ayahnya tidak berani makan beras, meskipun berani dia memakannya secara sembunyi-sembunyi,” terangnya.

Anaisah, ibu Ridho menambahkan, yang terjadi pada anaknya saat ini membuat kuatir dengan kesehatanya. Sebab, ketika anaknya selesai makan beras, perut Ridho membesar dan mengeras. Namun, jika tidak dituruti, Ridho menangis dan selalu memintanya. Dia berharap, kebiasaan tak wajar anaknya ini segera hilang, tetapi dia bingung cara mengatasinya. “Kami berharap ada solusi tepat untuk mengatasi kebiasaan buruk anak saya ini,” ujarnya.

This entry was posted in News and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s