Petani Pekalongan Kembangkan Durian Montong

durian montongKAJEN – Ratusan petani di Desa Pododadi Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mengembangkan budi daya durian montong. Sedikitnya 300 bibit durian unggulan tersebut telah ditanam di atas lahan seluas 20 hektare dan dikelola 100 petani di desa itu. Bibit durian ini didapat dari bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sebuah bank. Mereka mendapat bantuan berupa bibit durian montong lengkap dengan pupuk dan biaya perawatan hingga pohon berbuah.

Kepala Desa Pododadi, Sabdo Sugeng, belum lama ini mengatakan, dalam pengembangan budi daya durian montong, para petani mendapatkan pendampingan dari Yayasan Obor Tani Semarang. Dia berharap, desanya bisa menjadi sentra penghasil durian montong. Seperti halnya Desa Lolong yang sudah terkenal duriannya.

“Dengan 300 bibit yang kita tanam ini, kami optimis, lima tahun ke depan Desa Pododadi bisa menjadi sentra penghasil durian montong,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, di wilayahnya masih ada sekitar 26 hektare lahan yang bisa ditanami durian montong. Di desanya, lanjut Sugeng, Saat ini terdapat 300 petani durian.

Wahyudi (70), salah seorang petani penerima bantuan, mengaku senang mendapatkan bantuan bibit dan biaya perawatan hingga pohon berbuah. “Saya senang, ada yang membantu bibit durian, ini bisa menjadi pekerjaan bagi kami,” ucapnya saat ditemui di lahan duriannya.

Sementara itu, di tempat yang sama, General manajer Obor Tani, Teguh Susilo memperkirakan, petani akan bisa memanen buah durian setelah tiga hingga tiga setengah tahun ke depan. Dia mengatakan, para petani bisa menjual buah duriannyasendiri. Namun, jelasnya, jika petani mengalami kesulitan, pihaknya siap membantu.

“Kami biasa menjual produk buah kami di supermarket,” kata Teguh.

Menurutnya, harga durian montong di supermarket mencapai sekitar Rp.75 ribu hingga Rp.125 ribu setiap satu kilogramnya. Sedangkan harga di masyarakat antara Rp. 25 ribu sampai Rp. 30 ribu per kilogram. Pemberian bibit durian dan biaya perawatan hingga berbuah, kata Teguh, sebagai upaya pemberdayaan masyarakat.

“Harapan kami, dengan bantuan tersebut, petani bisa mengandalkan hidup dari bertani durian montong,” ucap dia.

Penanaman durian montong di Desa Pododadi juga didukung pembangunan embung mini yang bisa menyediakan air hingga 7 ribu meter kubik. Air dari embung ini bisa untuk kebutuhan tanaman setiap enam bulan. Embung dibangun dengan biaya Rp 500 juta, yang berasal dari APBD Propinsi Jawa Tengah.

This entry was posted in News and tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to Petani Pekalongan Kembangkan Durian Montong

  1. ririsaci.com says:

    Provinsi Thailand Utara, Uttaradit, telah memperkenalkan dua varietas baru durian yang tidak berbau dan tanpa biji. Gubernur Uttaradit, Yothin Samutkhiri, mengatakan durian varietas baru yang tidak berbau dan tanpa biji itu adalah “Longlaplae” dan “Linlaplae”. Durian tersebut dikembangkan di provinsi dengan kebun durian terbesar di Thailand utara seluas 27.000 rai atau lebih dari 10.600 hektar. Durian-durian tersebut dikembangkan secara khusus dengan berat sekitar satu kilogram dan bentuk buah yang sempurna, demikian dikutip dari Kantor Berita Thailand, TNA.

    Provinsi Uttaradit mengharapkan dapat memproduksi sekitar 20.000 ton durian varietas baru pada tahun ini dan untuk mendongkrak pendapatan petani menjadi minimal 900 juta Bath. Yothin mengatakan, selain durian segar, produk olahan yang dibuat dari buah berduri runcing tersebut seperti keripik durian, pasta durian, salad pedas durian atau somtam juga disajikan bersama dengan hidangan-hidangan lokal yang beraneka pada pameran mendatang.

    Buah Asia berduri yang disebut sebagai ‘King of Fruit’ dikenal karena baunya yang menyengat sehingga membuat banyak orang kurang menyukainya. Munculnya durian tanpa bau ini diharapkan dapat mengatasi kelemahan tersebut. (kabar24.com)

    tabloid sahabat petani edisi 27

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s