Pasokan Berkurang, Warga Sulit Dapatkan BBM

kelangkaan bbmPEKALONGAN – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kini tidak hanya pada jenis solar saja, melainkan sudah mulai merambah pada jenis premium atau bensin. Di sebagian besar SPBU di Pekalongan dan sekitar pantura, dalam dua pekan terakhir sering terlihat antrean panjang kendaraan hingga mencapai badan jalan. Kondisi ini selain membuat kesal para pengguna kendaraan karena sulit mendapatkan BBM, juga mengganggu kenyamanan para pengendara yang melintas di sekitar SPBU.

Banyak pengguna kendaraan yang kecewa karena tidak mendapatkan premium, padahal sudah datang jauh-jauh ke SPBU. Seperti yang dialami Eko, warga Ulujami. Dia bersama ketiga temannya sengaja datang ke SPBU Tirto dan rela lama mengantre dengan harapan mendapatkan premium untuk sepeda motornya. Sebelumnya Eko mengaku sudah mencari BBM jenis premium ini dari SPBU di Comal dan Ulujami. Tapi yang dia dapatkan hanya papan bertuliskan ‘Bensin Habis’.

“Kami sudah mencari dari SPBU di Jatirejo, Comal dan Ulujami tapi semuanya kehabisan premium, dan di sini (SPBU Tirto) Alhamdulillah masih ada, meski harus mengantre lama,” kata Eko.

Nasib serupa dialami Ulfa, warga Kedungwuni, dalam perjalanannya ke Kota Pekalongan, dia berniat mengisi premium sejak di SPBU Pakisputih Kedungwuni, tapi persediaan kosong. Menurutnya, di SPBU Pakisputih hanya menyediakan BBM jenis pertamax. Dari SPBU yang dilewatinya, semua kehabisan stok premium bersubsidi ini. Terpaksa dia membeli bensin eceran setelah sampai di Medono, Kota Pekalongan.

“Sudah hampir seminggu ini saya tidak menemukan bensin di SPBU, terpaksa saya beli di eceran terus, dengan harga sedikit lebih tinggi, sebenarnya heran, di SPBU kosong, di eceran malah ada,” terangnya.

Tidak hanya Eko dan Ulfa saja yang kesulitan mendapatkan premium di SPBU, masih banyak warga yang mengalami nasib serupa. Bahkan sejumlah warga merasa khawatir dengan kondisi ini. Pasalnya aktifitas mereka tidak terlepas dari kebutuhan premium untuk kendaraan bermotornya.

Basit, warga Bojong, yang setiap harinya harus menggunakan sepeda motor untuk urusan kerjanya, mengaku kesal karena sulit mendapatkan premium. Dia menceritakan, beberapa hari ini sepeda motornya sering kehabisan bahan bakar di jalan, yang memaksanya menuntun kendaraannya hingga mendapatkan penjual bensin eceran.

“Beberapa hari ini saya sering menuntun kendaraan karena kehabisan bensin di jalan,” tuturnya.

Menurut salah seorang petugas di SPBU yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Pekalongan, Wahyu Hidayat Makmur, sejak sepekan terakhir kuota bahan bakar premium bersubsidi di tempatnya mengalami pengurangan. Sebelumnya kuota BBM jenis solar juga sudah mengalami pengurangan.

Sebelum ada pengurangan, dalam sehari SPBU ini mendapat pasokan hingga 18 ton liter premium, tapi sekarang hanya mendapat jatah 8 ton liter saja. Sedangkan untuk jenis solar, sebelumnya dipasok 8 kiloliter setiap harinya. Namun, sejak sekitar sebulan terakhir Pertamina hanya menyuplai solar lima hari sekali sebesar 8 kiloliter.

“Kami tidak tahu apa alasan Pertamina mengurangi kuota solar premium di SPBU,” jelasnya.

Sedangkan di SPBU yang terletak di Jalan Gajah Mada Tirto, sejak adanya pengurangan kuota premium dari pertamina, persediaan premium di SPBU ini selalu habis dalam waktu kurang dari 10 jam. Menurut salah satu petugasnya, Andreas, di SPBU ini, sebelum mendapat pasokan 16-24 ton liter premium setiap hari. Tapi sejak beberapa hari terakhir, Pertamina hanya memasok 8 ton liter saja.

“Kami kerap jadi sasaran kemarahan konsumen yang datang saat persediaan premium habis,” ucapnya.

Sementara di SPBU Pakisputih Kedungwuni, saat pasokan premium dari Pertamina datang, langsung diserbu antrean kendaraan. Warga yang mengetahui ada truk pertamina datang, langsung menuju ke SPBU untuk mendapatkan premium. Pihak SPBU beberapa hari kemarin, terlihat membatasi pembelian kepada konsumen. Lantaran pasokan premium yang tidak banyak dari pertamina.

This entry was posted in News and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s