Persekap Kalah 2-1 Di Kandang Sendiri

persekap, pekalonganKAJEN-PERSEKAP Kabupaten Pekalongan Rabu pekan lalu menjamu Persekap Kapuas Kaltim dalam laga persahabatan yang digelar di stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Diketahui masing-masing kesebelasan sama-sama bermain di divisi satu. Laga ini disambut baik oleh supporter Persekap Pekalongan yang menamakan diri Tipe-X (tiposi Pekalongan extreme) yang mengenakan kaos kebesaran berwarna orange. Sejak awal pertandingan genderang Tipe-X ditabuh untuk memompa semangat tim kebanggan mereka lengkap dengan lagu kebangaan mereka.

Pertandingan berlangsung hangat, kedua tim nampak bersemangat memperebutkan si kulit bundar. Pada menit ke 15 kemelut terjadi di gawang Persekap Pekalongan. Sepakan striker Persekap Kapuas, Handung berhasil menjebol gawang persekap Pekalongan. Pemain bernomor punggung 7 ini berhasil memaksa kipper Persekap Pekalongan memungut bola dari gawangnya sehingga mengisi papan skor menjadi 1:0 untuk Persekap Kapuas.

Ketingalan satu goal, Persekap Pekalongan terus mengadakan perlawanan. Tak mau kalah di kandang sendiri, Persekap Pekalongan gencar melakukan serangan ke lini pertahanan lawannya. Tetapi perjuangan tim asuhan Nasa Mustofa ini belum menuai hasil. Bahkan kelihaian pemain tim tamu bernomor punggung 13, Ginanjar wahyu, pada menit ke 30 berhasil menyarangkan bola ke gawang Persekap Pekalongan dan menambah goal untuk Persekap kapuas menjadi 2:0. Skor tersebut bertahan hingga kedua tim turun minum.

Pada babak kedua, masing-masing tim menambah amunisi serangan dengan mengganti beberapa pemain yang diharapkan bisa meningkatkan ritme permainan timnya. Duel agresif antar pemain semakin nampak menambah seru pertandingan kala itu. Pada menit ke 20 babak kedua, Kodir, pemain bernomor 21 Persekap Pekalongan berhasil memecah kebuntuan timnya. Tendangan fantastisnya ke gawang Persekap Kapuas berhasil mengubah kedudukan menjadi  2:1. Sorak gembira Tipe-X gemuruh menyambut goal yang dicetak oleh pemain berbadan cukup gempal tersebut. Skor 2:1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Persekap Pekalongan harus mengakui keungulan Persekap Kapuas dengan kekalahannya.

Meski menelan kekalahan, pelatih Persekap Pekalongan, Nasal Mustofa, menilai secara umum anak asuhnya bermain baik. “Karena persiapan kami untuk pertandingan persahabatan ini baru satu minggu jadi maklum saja,” kata Mustofa saat ditemui usai pertandingan.

Menurutnya, dari pertandingan ini akan dijadikan sebagai evaluasi. Ke depan, terang Mustofa, akan terus menggembleng para pemainnya terutama pada latihan fisik. Dia berharap masyarakat Kabupaten Pekalongan bisa memakluminya. “Kami harap masyarakat maklum dan terus memberi dukungan kepada Persekap Pekalongan supaya bisa memberikan prestasi yang terbaik,” ungkap Mustofa.

Bupati Pekalongan H. Amat Antono, usai pertandingan langsung menemui semua pemain. Di tengah para pemain dan para supporter fanatic Persekap, Antono menegaskan fair play itu penting, namun kita juga harus menang. Menurutnya sebagai pemain harus tampil berani. “Jika tidak tampil berani jangan jadi pemain bola mending ikut arisan saja,” Tegas Antono, menyemangati.

Lebih lanjut Antono mengakui, saat ini prestasai sepak bola di Kabupaten Pekalongan memang sedang tertidur. Sehingga pihaknya berharap, para pemain, pelatih, official terus berlatih dan bekerja keras. “Dukungan supporter juga tak kalah penting dan saya tidak akan ada di belakang tapi di depan saudara-saudara semua,” ungkap Antono yang juga ketua PSSI Kabupaten Pekalongan.

This entry was posted in News and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s