Hati-Hati Jajan Berformalin Terus Mengintai Anak Sekolah

indexPekalongan-Masalah kesehatan pada jajanan yang beredar di sekitar lingkungan sekolah, dari tahun-ke tahun masih terus di temui. Dari data pada Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, dari pemeriksaan yang dilakukan pada tahun 2012 yang lalu menunjukan sekitar 4,74 persen jajanan mengandung formalin dan 3,41 persen lainnya mengandung zat pewarna. Demikian diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Promosi dan Pemberdayaan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto, saat Sosialisasi Guru Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SD/SMP/SMA negeri dan swasta se Kota Pekalongan di ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan belum lama ini.

Dijelaskan, dari pemeriksaan tersebut, Dinkes mengambil 424 sampel jajanan yang dijual di 174 SD dan MI di Kota Pekalongan. Dari 178 jajanan yang diindikasi mengandung zat pewarna atau rhodamin B, setelah diperiksa, enam di antaranya positif mengandung zat pewarna. Sedangkan dari 232 jajanan yang diindikasi mengandung boraks, sebelas diantaranya dinyatakan positif. Dan dari 287 sampel jajanan, 17 di antaranya positif mengandung formalin.

Selain mengambil sampel dari jajanan yang dijual di sekitar sekolahan, Dinkes juga mengambil sampel dari Pasar Banjarsari, Pasar Grogolan, Pasar Podosugih, dan Pasar degayu, serta 12 tempat produksi jajanan tersebut. “Hasilnya, hampir separuh makanan yang kami periksa positif mengandung boraks dan formalin,” tambahnya.

Dijelaskan Budiyanto, pihaknya terus berupaya menekan keberadaan jajanan berbahaya ini. Upaya yang dilakukan antara lain dengan memberikan surat peringatan kepada pedagang yang menjual jajanan yang dinyatakan positif mengandung bahan berbahaya.

“Selain itu juga melakukan sosialisasi bahan pengganti yang aman atau yang memenuhi syarat untuk makanan dan minuman,” jelasnya.

Sementara Kabid Pembinaan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan pada Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah, Danny setiawan menjelaskan, makanan yang mengandung bahan berbahaya berakibat buruk bagi kesehatan. Menurutnya, mengkonsumsi makanan yang mengandung rhodamin B dalam waktu yang lama dapat menyebabkan radang kulit, alergi dan gangguan fungsi hati atau kanker hati.

Dia menyarankan kepada setiap sekolah sebaiknya memiliki kantin sendiri. Langkah ini agar mempermudah pengawasan dan pembinaan serta untuk melindungi anak dari bahaya jajanan yang mengandung bahan berbahaya. “Guru harus mengawasi jajanan yang dijual di kantin dan memberikan pelatihan bagi petugas kantin,” katanya.

Di samping itu, menurutnya, orang tua juga perlu dihimbau untuk memberikan pengertian dan pengetahuan kepada anaknya mengenai dampak negatif apabila membeli jajanan yang mengandung zat berbahaya. “Sehingga diperlukan peran semua pihak, baik pemerintah, sekolah dan orang tua siswa, agar bisa menghindarkan anak-anak kita dari dampak negatif jajanan yang mengandung bahan berbahaya,” katanya.

Di tempat terpisah, Novianti, warga Bendan Kota Pekalongan, mencontohkan kepada para orang tua siswa untuk turut berperan menjaga anaknnya mengkonsumsi jajanan tidak sehat. Dia membiasakan mengajak anak-anaknya untuk sarapan di rumah, agar tidak cepat merasa lapar di sekolahnya. Kepada anaknya yang masih TK, Novianti selalu membawakan bekal jajanan yang dibuat sendiri dari rumah. Sementara bagi anaknya yang paling besar, yakni tingkat SMP, dia selalu memintanya untuk jajan di koperasi sekolah, jika ingin membeli jajanan.

“Saya menyarankan anak saya agar kalau jajan di koperasi atau kantin miliki sekolah, karena ada tanggung jawab pihak sekolah terkait kesehatan makanan yang dijajakan,” tandasnya.

This entry was posted in News and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s